Dinamika Inflasi dan Stabilitas Keuangan di ASEAN: Bukti dari Interaksi Makroekonomi dan Implikasi Kebijakan Regional

Dinamika Inflasi dan Stabilitas Keuangan di ASEAN: Bukti dari Interaksi Makroekonomi dan Implikasi Kebijakan Regional

Authors

  • Tia Amelia Universitas Bina Bangsa

Keywords:

Inflasi; Nilai Tukar; Stabilitas Keuangan; ARDL Panel

Abstract

Inflasi merupakan indikator makroekonomi utama yang berperan penting dalam menentukan arah dan stabilitas sistem keuangan, khususnya di kawasan ASEAN yang memiliki tingkat perkembangan ekonomi yang beragam. Tekanan inflasi yang bersifat persisten dapat memicu risiko sistemik di sektor keuangan melalui peningkatan kredit bermasalah (non-performing loans) serta menurunnya kepercayaan investor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh inflasi terhadap stabilitas keuangan di negara-negara ASEAN dengan mengendalikan fluktuasi nilai tukar. Penelitian ini menggunakan data panel tahunan periode 2000–2021 dan menerapkan pendekatan Panel Autoregressive Distributed Lag (Panel ARDL). Stabilitas keuangan diproksikan menggunakan indeks Z-score sektor perbankan, dengan inflasi sebagai variabel independen utama dan nilai tukar sebagai variabel kontrol. Sebelum dilakukan estimasi, pengujian akar unit panel, ketergantungan penampang (cross-sectional dependence), dan kointegrasi dilakukan untuk memastikan ketahanan (robustness) model. Hasil estimasi jangka panjang menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stabilitas keuangan (koefisien = −0,206173; p = 0,0256), sedangkan nilai tukar tidak berpengaruh signifikan (p = 0,7967). Dalam jangka pendek, inflasi menunjukkan pengaruh positif yang bersifat sementara (koefisien = 0,118962; p = 0,0784), sementara nilai tukar tetap tidak signifikan. Nilai error correction term (ECT) yang negatif dan signifikan (koefisien = −0,616539; p = 0,0190) mengindikasikan bahwa sebesar 61,65% ketidakseimbangan jangka pendek akan terkoreksi menuju keseimbangan jangka panjang dalam satu periode. Temuan ini menegaskan pentingnya pengendalian inflasi sebagai instrumen kebijakan strategis untuk menjaga stabilitas keuangan jangka panjang di kawasan ASEAN, disertai dengan penerapan kebijakan makroprudensial yang konsisten guna memitigasi guncangan eksternal, termasuk volatilitas nilai tukar.

Published

2026-04-30