Peran Risiko Audit, Teknik Investigatif Forensik, dan Sistem Pelaporan Pelanggaran dalam Mengungkap Kecurangan

Peran Risiko Audit, Teknik Investigatif Forensik, dan Sistem Pelaporan Pelanggaran dalam Mengungkap Kecurangan

Penulis

  • Fadilah Fadilah Universitas Islam Negeri Raden Intan

Kata Kunci:

Pendeteksi Kecurangan, Risiko Audit; Teknik –teknik Audit Investigatif; Whistleblowing Sistem

Abstrak

Upaya menekan tingkat kecurangan tidak dapat hanya bergantung pada proses pendeteksian, meskipun pendeteksian yang efektif merupakan langkah penting dalam mengidentifikasi penyimpangan. Untuk menghasilkan pengurangan fraud yang lebih optimal, organisasi perlu menerapkan pendekatan terpadu yang mengombinasikan strategi pencegahan dan deteksi dalam sistem tata kelola. Artikel ini menelaah berbagai studi terdahulu yang membahas faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemampuan mendeteksi kecurangan, yaitu risiko audit, teknik audit forensik, serta mekanisme whistleblowing. Kajian literatur ini bertujuan untuk merumuskan hipotesis mengenai keterkaitan antar variabel tersebut sebagai dasar bagi penelitian empiris di masa mendatang. Hasil penelaahan menunjukkan bahwa keberadaan pengendalian internal yang memadai, sistem pelaporan pelanggaran yang efektif, serta fungsi audit internal yang kuat memiliki kontribusi signifikan dalam upaya mendeteksi sekaligus mencegah kecurangan. Dengan demikian, penerapan yang tepat terhadap penilaian risiko audit, penggunaan teknik audit forensik, dan penguatan sistem whistleblowing diyakini mampu meningkatkan efektivitas deteksi fraud. Lebih lanjut, integrasi ketiga aspek tersebut juga mendukung terciptanya transparansi, akuntabilitas, dan perilaku etis dalam organisasi.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-30