Evaluasi Mekanisme Verifikasi Berjenjang dalam Menekan Lead Time to Pay Tagihan Vendor Sektor Ketenagalistrikan
Evaluasi Mekanisme Verifikasi Berjenjang dalam Menekan Lead Time to Pay Tagihan Vendor Sektor Ketenagalistrikan
Kata Kunci:
Biaya Transaksi, Lead Time to Pay, Rantai Pasok, Tata Kelola Perusahaan, Verifikasi BerjenjangAbstrak
Sektor ketenagalistrikan sangat bergantung pada sinergi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan mitra kerja (vendor) untuk menjaga kontinuitas operasional. Isu krusial dalam rantai pasok ini adalah keterlambatan pembayaran vendor yang sering dipicu oleh kerumitan prosedur administrasi. Penelitian kualitatif deskriptif ini mengevaluasi mekanisme verifikasi berjenjang (tiered verification) dalam proses administrasi penagihan mitra kerja di PT PLN Indonesia Power Services. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses verifikasi berjenjang, meskipun ditujukan untuk kepatuhan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), menciptakan bottleneck administrasi. Kendala utama meliputi ketidaksesuaian dokumen perpajakan, transisi skema kontrak, dan fase validasi manual yang memperpanjang Lead Time to Pay. Inefisiensi ini memunculkan biaya transaksi tersembunyi dan mengancam likuiditas vendor. Penelitian ini merekomendasikan implementasi checklist validasi digital dan edukasi vendor yang intensif untuk merampingkan lapisan verifikasi, sehingga secara signifikan dapat menekan waktu tunggu pembayaran dan menjaga keberlanjutan ekosistem mitra kerja.






