A Inovasi Mekanisme Corporate Billing Cycle di Industri Energi: Analisis Relevansi Data Kuantitatif dalam Verifikasi Biaya Pasca-Amandemen Kontrak
Inovasi Mekanisme Corporate Billing Cycle di Industri Energi:
Kata Kunci:
Amandemen Kontrak, Billing Cycle, Lumpsum, Cost Structure, Industri Energi, Verifikasi BiayaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa transformasi mekanisme penagihan korporasi (corporate billing cycle) di PT PLN Indonesia Power Services pasca amandemen kontrak dari skema Lumpsum menjadi Cost Structure (Biaya Tetap dan Variabel). Transisi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan transparansi dan akurasi beban biaya operasioal pada sektor jasa energi. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini mengevaluasi relevansi data kuantitatif dalam proses verifikasi biaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa adopsi skema Cost Structure menuntut standarisasi dokumen pendukung yang lebih ketat untuk memitigasi risiko human error dalam mapping biaya. Inovasi pada siklus penagihan mingguan (weekly progress check) dan integrasi database terpusat teridentifikasi sebagai faktor kunci dalam meningkatkan efisiensi rekonsiliasi data dan kepatuhan terhadap prinsip Good Corporate Governance (GCG). Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya digitalisasi dalam memvalidasi data kuantitatif guna memastikan kelancaran arus kas perusahaan jasa energi.






